Gagal melakukan koneksi ke database: Connection refused PT INDOCORE PERKASA


Cara Penanganan Luka Kecil


image
PT INDOCORE PERKASA

Pernahkah Anda mengalami nyeri punggung bagian bawah? Bagaimana rasa nyeri tersebut? Tentu sangat menyiksa.
Nyeri punggung bagian bawah atau dikenal juga dengan low back pain (LBP), adalah suatu kumpulan gejala klinis karena berbagai penyebab yang ditandai dengan adanya nyeri, rasa pegal atau perasaan tidak nyaman pada punggung bagian bawah dengan atau penjalaran ke tungkai.
Sekitar 80 persen populasi pernah merasakan nyeri di daerah punggung belakang / pinggang dalam satu kali episode dan nyeri ini juga penyebab kelima orang harus menjalani perawatan di rumah sakit. LBP dapat diderita oleh siapapun yang memiliki faktor resiko tertentu dan faktor-faktor lainnya yang berhubungan dengan traumatis dan non traumatis.
Resiko dan faktor apa saja apakah yang dapat menyebabkan LBP dan bagaimana cara mengatasinya? Dapat disimak pada materi di bawah ini.

PENANGANAN NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH / LOW BACK PAIN (LBP)

    Tulang punggung bagian bawah berperan mengatur gerakan-gerakan seperti membungkuk atau memutar tubuh, menyokong tubuh untuk berdiri, berjalan dan mengangkat beban. Bila gerakan-gerakan tersebut dilakukan secara berlebihan, atau dilakukan atau dilakukan dengan posisi yang tidak seharusnya atau terdapat kelemahan fisik di area tersebut (usia, kelelahan, osteoporosis), maka akan terjadi masalah dengan timbulnya keluhan nyeri yang dikenal dengan LBP selanjutnya terjadi keterbatasan gerak dan aktivitas dan berujung pada penurunan kualitas hidup. Sehingga bila kita ambil kesimpulan bahawa penyebab LBP sebagai berikut:
 Faktor Traumatis: kecelakaan, jatuh, saat berolahraga, kekerasan. Menyebabkan pergeseran, patah, terkilirnya tulang punggung.
 Faktor Nontrumatis: penyakit, seperti kanker, radang sendi (arthritis), ostheoarthritis, osteoporosis, robekan / hernia discus (HNP) stenosis tulang punggung, Fibromyalgia     (nyeri dan kekakuan pada otot, tendon, dan ligamen).
Faktor Resiko
    1. Faktor Individu
         Usia: mulai meningkat pada usia 35 tahun dan puncaknya usia 55 tahun, seiring dengan pertambahan usia maka kekuatan otot, kepadatan tuang berkurang sehingga             aktivitas yang berlebihan akan berakibat pada resiko terjadi trauma pada area tersebut.
         Jenis kelamin: waita usia > 60 tahun lebih beresiko dibanding pria
         Obesitas dan kurang olahraga
    2. Faktor Pekerjaan
         Duduk atau berdiri terlalu lama
         Mengoperasikan alat yang bergetar
         Mengangkat beban berat dengan posisi salah
Upaya pencegahan
 Olahraga teratur 3 kali seminggu. Minimal 30 menit untuk memperkuat otot, sehingga dapat menstabilkan dan menyokong tulang belakang dengan lebih baik (terdapat     gerakan-gerakan khusus untuk hal ini)
 Jaga postur tubuh yang baik sedemikian sehingga mengurangi tekanan pada tulang belakang dan diskus intervertebralis, baik saat bekerja maupun saat istirahat
 Mengangkat benda berat dengan posisi tubuh yang benar, dengan lebih bertumpu pada kaki dan bukan pada punggung.
Penanganan LBP
    1.Terapi konsevatif/non bedah
         Istirahat
         Obat penghilang rasa sakit
         Terapi fisik/Fisioterapi
         Pemakaian Body Support / Korset / Brace, sebaiknya pilih jenis yang dilengkapi dengan penyangga yang kuat, ringan dan lebar (Wide Plastic Plat) nyaman dan pengatur             tingkat tekanan (Adjustable Double Belt) sehingga dapat mendukung upaya penyembuhan.
    2.Terapi Operatif/bedah sesuai kelainan utama yang mendasarinya, misalnya bila sakitnya karena ada penekanan pada syaraf maka dihilangkan faktor yang menekannya

Body Support :

Sumber : http://www.flexfreeclinic.com/detail-artikelx/28-LOW-BACK-PAIN